Berbagai Jenis Tepung Terigu

Terigu

Terigu

Meskipun ada banyak jenis tepung terigu,  tepung rendah protein memiliki paling sedikit protein dibandingkan tepung gandum. Sehingga tepung rendah protein cocok untuk kue  dengan adonan halus seperti kue spons, Genoise, dan beberapa adonan kue. Kebanyakan orang berpikir jenis tepung cuma satu. Karena di pasar atau di warung, cukup mengatakan mau membeli tepung maka pedagang akan memberikan tepung terigu yang berprotein rendah. Padahal sebenarnya, tepung bisa terbuat dari berbagai kacang-kacangan dan biji-bijian. Beberapa jenis tepung yang tersedia adalah: bayam, barley, gandum, buncis, jagung, kacang-kacangan, gandum, kentang, quinoa, beras, dieja, tapioka, teff, dan sayuran.

Tepung Pastry juga memiliki kandungan protein yang rendah, meskipun mengandung sedikit lebih dari tepung yang dipakai untuk membuat kue (tepung rendah protein). Jenis tepung ini di Indonesia disebut tepung sedang protein. Dan tepung digunakan untuk membuat tart dan kue adonan seperti muffin.

Tepung tinggi protein digiling dari gandum keras dan memiliki kandungan protein yang tinggi, sehingga disebut tepung tinggi protein. Tepung gandum merupakan salah satu tepung tinggi protein. Tepung gandum biasanya digunakan dalam membuat roti panggang ataupun tawar, tepung iniakan memberikan rasa seperti kacang dan tekstur lebih padat bila dibandingkan dengan tepung terigu. Roti gandum tidak mengembang tinggi, itulah sebabnya mengapa campuran antara gandum dan tepung putih sering digunakan ketika membuat tepung.

Tagged: ,

Comments are closed.