Keuntungan Membeli Perumahan Murah yang Ditawarkan Perumnas

Manfaat Adanya Perumahan Murah

Manfaat Adanya Perumahan Murah

Saat memutuskan membeli rumah yang disubsidi oleh pemerintah, Anda tetap harus bersikap teliti. Memang pada dasarnya, kesempatan memiliki perumahan murah yang diberikan oleh pemerintah melalui adanya program Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPPP) ini sangat sayang jika dilewatkan begitu saja.

Terlebih lagi bagi masyarakat berpenghasilan rendah memang sudah selayaknya menerima kredit perumahan bersubsidi ini. Pada umumnya, harga rumah yang bersubsidi telah ditentukan pada kisaran nominal tertentu dengan asumsi pembayaran yang cukup terjangkau dengan tenor yang cukup panjang pula. Keuntungannya antara lain sebagai berikut:

1. Harga yang terjangkau.

Keuntungan pertama yang bisa Anda peroleh tentu saja adalah karena harga rumahnya yang terjangkau. Seringkali pasangan suami istri yang baru saja menikah harus rela mengontrak rumah atau tinggal bersama orangtua/mertua dan menabung bertahun-tahun hanya untuk bisa memiliki rumah sendiri.

Kini dengan program perumahan harga murah yang diberikan oleh pemerintah melalui Kemenpera memungkinkan pasutri ataupun keluarga dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah untuk dapat memiliki hunian sendiri.

2. Developer terpercaya, lokasi potensial.

Meski tergolong pada developer kecil, developer yang di rekrut oleh Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) ini sudah terdaftar pada asosiasi developer resmi seperti APERSI maupun REI, sehingga kecil kemungkinannya digarap oleh developer nakal.

Selain itu perumahan bersubsidi ini biasanya ditempatkan pada lokasi-lokasi yang potensial seperti dekat kawasan industri. Meski demikian, biasanya lokasinya juga lebih jauh dari pusat keramaian kota alias di pedesaan. Sebagian orang merasa nyaman tinggal di lingkungan seperti ini.

3. Syarat mudah.

Untuk mengajukan permohonan membeli perumahan murah bersubsidi untuk rakyat dari pemerintah atau yang biasa disebut dengan Perumnas (Perumahan Nasional) ini, syaratnya sebenarnya tidak sulit.

Diatur dalam Peraturan Kemenpera No.3 tahun 2014, bagi yang ingin memiliki perumahan bersubsidi secara KPR-FLPP ini syaratnya hanyalah WNI berusia minimal 21 tahun yang belum memiliki rumah pribadi maupun menerima subsidi KPR dari pemerintah, berpenghasilan tetap maksimal 4 juta untuk rumah tapak dan 7 juta untuk rumah susun, memiliki NPWP serta menyerahkan fotokopi SPT dan PPh.

Pengajuan Kredit Perumahan Murah

Pengajuan Kredit Perumahan Murah

3 Tips Sebelum Pengajuan Kredit Perumahan Murah

Bagi siapa saja yang ingin segera menikah maupun yang sudah menikah namun masih tinggal bersama orangtua atau mengontrak tentu akan berkeinginan untuk memiliki rumah sendiri yang layak huni dan bisa menjadi tempat yang nyaman bagi pasangan maupun keluarga.

Bukan tak mungkin jika keinginan Anda memiliki rumah tersebut jadi semakin mudah dengan adanya program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) murah yang memungkinkan Anda memperoleh perumahan murah. Meski demikian, Anda tetap harus menyikapi dengan bijak KPR murah tersebut agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu dengan cara yang kurang baik. Berikut tipsnya:

1. Pastikan legalitas developer.

Pengajuan KPR murah dapat dilakukan langsung ke bank maupun melalui pengembang atau developer. Jika Anda memilih mengajukan KPR melalui developer, pastikan bahwa developer tersebut memiliki kerjasama yang legal dan valid dengan bank dan memiliki reputasi yang baik sehingga Anda bisa mengantisipasi tindak penipuan.

2. Perhatikan tingkatan suku bunga.

Meski untuk perumahan harga murah sekalipun, akan selalu ada salah satu dari 2 jenis suku bunga yang harus Anda bayarkan. 2 jenis suku bunga tersebut adalah fixed rate (tetap) dan floating rate (mengembang). Fixed rate merupakan jenis suku bunga yang bersifat tetap berlaku mulai dari awal hingga akhir pembayaran pelunasan sehingga nilai angsuran pun tetap sama setiap bulannya.

Sedangkan floating rate merupakan jenis suku bunga yang bisa mengalami kenaikan dan bisa juga penurunan, penetapan nya berdasarkan kondisi. Pilihlah KPR dengan suku bunga yang tidak akan memberatkan finansial Anda.

3. KPR rumah jadi.

Untuk meminimalisir resiko seperti jika Anda meng-inden rumah, sebaiknya pilihlah KPR perumahan murah berkualitas dengan rumah yang sudah selesai dibangun atau sudah jadi. Contoh KPR untuk rumah jadi adalah seperti program yang diberikan pemerintah melalui KPR Perumnas yang mana untuk KPR murah bersubsidi dari pemerintah ini hanya diberikan kepada kalangan masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Bagi Anda yang memiliki pendapatan tetap per bulan maksimal 4 juta rupiah, Anda bisa memanfaatkan program KPR murah dari pemerintah ini.

Comments are closed.